Minggu, 04 Februari 2018

Kajian Tuangku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah; Pentingkah Suluk Itu?


Pentingkah suluk itu?...

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang suluk, kita ketahui dulu apa itu suluk?..
Secara bahasa suluk berasal dari kata; salaka yasluku..salikun..
Artinya: berjalan, secara maknawi berjalan yang dimaksud adalah: memperjalankan diri.
Dan salik adalah orang yang sedang memperjalankan diri menuju Allah.

Lantas ada yang bertanya kemana arah perjalanan kita menuju Allah ?

Dimana Allah itu berada?...

Dan banyak lagi pertanyaan lain dalam fikiran kita.
Secara ringkas ,suluk adalah LATIHAN .
Latihan memperjalankan batin kita menuju Allah.
Kenapa harus dilatih?

Untuk urusan dunia kita semua perlu latihan. Kenapa untuk urusan akhirat sebagian pendapat orang nggak perlu dilatih.
Ingin bisa naik sepeda kita perlu belajarlah/berlatih.
Untuk bisa berjalan waktu kita kecil,juga butuh latihan.
Kenapa kita tidak melatih diri untuk merasakan dekat kepada Allah.
Kenapa untuk akhirat kita tidak melatihnya?
Padahal akhirat adalah tujuan yang abadi.

Kita sudah didoktrin akal kita bahwa Allah tidak mungkin bisa dilihat,sehingga kita putus asa untuk berjalan mengenalnya.
Kita didoktrin bahwa Allah itu letak nya jauh di Arsy sana, nggak mungkin ada kendaraan kesana.

Maka dari itu kita harus mau belajar dan latihan agar tau, tentu membutuhkan pembimbing seorang yang memahami jalan tersebut. Dialah Mursyid.

Jadi suluk adalah sebuah cara untuk melatih Ruhani kita untuk dekat kepada Allah, dengan cara mengolah melalui RASA.
Dengan rasa ini kita jadikan kendaraan menuju teras kamar pribadi Allah dalam diri kita yaitu NURANI. Dengan rasa Allah kita saksikan.

Nurani inilah arah tujuan untuk mendekati Allah, dan setiap orang punya tempat suci didalam dirinya masing-masing. Dinurani inilah tempat sifat sifat Allah ditiupkan kedalam diri manusia.
Di dalam nurani ini ada sifat hidup/ hayat Allah sehingga manusia hidup.
Didalam nurani ini ada sifat-sifat yang lain ilmu. Samak( mendengar) basor (melihat) kalam (berbicara) kodrat (kuasa) irodat (berkehendak).

Jadi kalau kita tau bahwa yang hidup dalam diri kita ini karena sumbernya dari yang Maha Hidup. Maka setiap gerak tubuh kita akan sadar bahwa Allah yang menghidupkan. Untuk menyuapkan nasi kedalam mulut kita juga Karena adanya Allah . 24 jam Allah tidak meninggalkan kita. Tapi kitalah yang sering menjauh dari Allah..maka dari itu perlu latihan.

Untuk itulah para sufi membuat metode metode metode latihan; ada suluk Riyadhoh, kholwat, mujahadah dll...

Jadi penting atau tidak latihan itu ???..
kembali kepada diri kita masing-masing.
Dan pertanyaan sebaliknya ..
Kira-kira penting tidak Allah itu dalam hidup kita?

Jawabnya ada pada diri kita juga...

Selanjutnya:

Jadilah peran dalam suatu perjuangan umat dan jangan hanya jadi penonton, sungguh rugi diakhirnya nanti.